1. Hadapilah setiap masalah yang datang dengan penuh keberanian. Hindari kebiasan melarikan diri dari masalah karena itu hanya mendidik anda menjadi penakut dan pengecut.ingatlah bahwa masalah adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan.hanya orang yg sudah bersembunyi di balik batu nisanlah yg terbebas dari masalah kehidupan.
2. Bersikaplah tenang ketika menghadapi masalah. Jangan panik, emosional dan hilang kendali. Percalalah bahwa Tuhan sudah melengkapi anda dg kemampuan untuk menghadapi.
3. Percayalah bahwa untuk setiap masalah selalu ada jalan keluarnya. Tanamkan kepercayaan yang positif ini dalam-dalam, sehingga Anda tidak diliputi keraguan dan kebimbangan. Sikap ini tidak membuat masalah menjadi hilang, namun bisa membuat Anda lebih efektif dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah.
4. Lihatlah masalah secara proporsional. Jangan biarkan pikiran negatif membuat masalah tampak lebih besar dan lebih menakutkan. Anggap saja masalah itu seperti sebuah gunung yang akan Anda taklukkan, Anda tidak perlu gentar pada kebesarannya dan ketinggiannya. Anda melihat sebagai suatu objek yang bisa Anda taklukkan meskipun harus melewati banyak rintangan.
5. Kumpulkan sebanyak mungkin informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah. Misalnya, Anda akan dioperasi, tidak ada salahnya Anda mencari info tentang penyakit yang Anda derita itu sehingga Anda tidak gentar lagi dan langkah Anda mantap untuk menghadapinya.
6. Ketika menghadapi jalan buntu dan Anda merasa tidak bisa menyelesaikannya sendiri, tidak ada salahnya meminta bantuan orang lain. Temuilah orang yang benar-benar tepat. Mungkin yang mau mendengarkan keluhan Anda, berbagi pengalaman atau yang dapat menunjukkan jalan keluar. Bila diperlukan Anda bisa berkonsultasi dengan psikolog.
7. Sementara masalah Anda masih dalam proses menuju penyelesaian, bersabarlah. Banyak masalah yang perlu waktu cukup panjang untuk penyelesaiannya. “Kesabaran itu pahit, namun manis buahnya”.
8. Perhatikan diri Anda. Jangan terlalu hanyut dalam masalah sehingga diri Anda terabaikan. Peliharalah diri Anda dan lakukan aktifitas yang menyenangkan. Dengan kondisi yang baik, Anda akan lebih kuat dalam mengatasi masalah. Ingatkan selalu diri Anda bahwa masalah apapun yang Anda hadapi, Live still goes on, Kehidupan masih berjalan terus.
9. Ambil hikmah dari setiap masalah yang Anda hadapi. Meski berwajah buruk, masalah biasanya mengandung berkah terselubung, blessing in disguise. Jangan biarkan masalah atau krisis tanpa ada pelajaran berharga yang dipetik. Telah terbukti, masalah yang mereka alami telah mengubah hidup mereka menjadi lebih baik, lebih bikjak dan lebih berhasil.
10. Mengadulah kepada Tuhan sebagai sumber pertolongan. Ungkapkan masalah kepada-Nya sambil meminta kekeuatan dan Penunjuk-Nya. Berdo’alah, : “Tuhan, berilah aku kebernian untuk mengubah apa yang bisa diubah. Berilah aku ketabahan untuk menerima apa yang tidak bisa diubah. Dan berilah kebijakan untuk bisa membedakan keduanya”.
Kamis, 16 April 2009
Menggali tambang emas yang terpendam :
1. Sadarilah bahwa Anda dikarunia oleh Tuhan satu atau lebih talenta, bakat atau kemampuan khusus atau apapun namanya adalah sebuah tambang emas yang mesti digali. Tambang emas itu tidak saja memperkaya hidup Anda tetapi juga berdampak pada orang lain. Misalnya, Anda mahir bermain musik, itu berarti berguna bagi Anda dan dapat menghibur orang lain.
2. Berkonsultasilah dengan Bakat yang Anda miliki.
Bila Anda kesulitan menemukan bakat Anda, tidak ada salahnya Anda bertanya kepada orang yang Anda percayai seperti sahabat, orang tua, guru bahkan tidak ada salahnya Anda berkonsultasi kepada psikiater tentang bakat yang Anda miliki.
3. Demontrasikan kemampuan Anda dihadapan orang lain. Ini tidak saja akan menentang Anda meningkatkan kualiatas Anda, tetapi juga bisa untuk mencari peluang agar kemampuan Anda berkembang.
4. Ujilah kemampuan Anda dengan mengikuti berbagai lomba. Yang penting bukan menang atau kalahnya tetap bisa memotivasi Anda untuk mempertajam kemampuan Anda dan mengenali titik kelemahan Anda. Ambil pelajaran yang berharga dari setiap kekalahan.
5. Tingkatkan kemampuan Anda seoptimal mungkin.
Bila Anda punya bakat menulis, belajarlah cara menulis yang baik, bacalah buku-buku mengenai teknik menulis dan kalau memungkinkanikutilah kursus menulis. Jangan puas menjadi penulis yang biasa-biasa saja kalau Anda punya potensi untuk menjadi penulis yang cemerlang, Jadilah profesi dalam bidang Anda.
6. Fokuskan perhatian Anda pada kemampuan khusus Anda.
Kalau Anda jago main billiard, tentu saja tidak ada salahnya Anda bisa berenang, tennis, atau olahraga yang lainnya. Namun sebaiknya Anda lebih fokus pada bakat Anda agar waktu dan kesempatan yang ada bisa dipergunakan lebih efektif.
7. Ideal sekali kalau pendidikan Anda sesuai dengan kemapuankhusus Anda dan kelak Anda pun bekerja pada bidang yang betul-betul Anda minati.
Bila Anda punya kemampuan bicara, mungkin Anda akan menikmati profesi Anda sebagai Pengacara atau penceramah. Namun ssma sekali tidak masalah kalau pendidikan dan pekerjaan Anda tidak sesuai dengan kemampuan khusus Anda. Toh, kita melihat ada doter yang menikmati hobi melukisnya.
8. Syukurlah karunia khusus yang Anda miliki.
Biarkan kemampuan khusus Anda membuat hidup Anda lebih berarti, lebih mnyenangkan dan lebih berguna bagi orang lain.
2. Berkonsultasilah dengan Bakat yang Anda miliki.
Bila Anda kesulitan menemukan bakat Anda, tidak ada salahnya Anda bertanya kepada orang yang Anda percayai seperti sahabat, orang tua, guru bahkan tidak ada salahnya Anda berkonsultasi kepada psikiater tentang bakat yang Anda miliki.
3. Demontrasikan kemampuan Anda dihadapan orang lain. Ini tidak saja akan menentang Anda meningkatkan kualiatas Anda, tetapi juga bisa untuk mencari peluang agar kemampuan Anda berkembang.
4. Ujilah kemampuan Anda dengan mengikuti berbagai lomba. Yang penting bukan menang atau kalahnya tetap bisa memotivasi Anda untuk mempertajam kemampuan Anda dan mengenali titik kelemahan Anda. Ambil pelajaran yang berharga dari setiap kekalahan.
5. Tingkatkan kemampuan Anda seoptimal mungkin.
Bila Anda punya bakat menulis, belajarlah cara menulis yang baik, bacalah buku-buku mengenai teknik menulis dan kalau memungkinkanikutilah kursus menulis. Jangan puas menjadi penulis yang biasa-biasa saja kalau Anda punya potensi untuk menjadi penulis yang cemerlang, Jadilah profesi dalam bidang Anda.
6. Fokuskan perhatian Anda pada kemampuan khusus Anda.
Kalau Anda jago main billiard, tentu saja tidak ada salahnya Anda bisa berenang, tennis, atau olahraga yang lainnya. Namun sebaiknya Anda lebih fokus pada bakat Anda agar waktu dan kesempatan yang ada bisa dipergunakan lebih efektif.
7. Ideal sekali kalau pendidikan Anda sesuai dengan kemapuankhusus Anda dan kelak Anda pun bekerja pada bidang yang betul-betul Anda minati.
Bila Anda punya kemampuan bicara, mungkin Anda akan menikmati profesi Anda sebagai Pengacara atau penceramah. Namun ssma sekali tidak masalah kalau pendidikan dan pekerjaan Anda tidak sesuai dengan kemampuan khusus Anda. Toh, kita melihat ada doter yang menikmati hobi melukisnya.
8. Syukurlah karunia khusus yang Anda miliki.
Biarkan kemampuan khusus Anda membuat hidup Anda lebih berarti, lebih mnyenangkan dan lebih berguna bagi orang lain.
Membangun sikap mental pantang menyerah :
1. Mengakui Kelemahan
Kalau Anda merasa punya kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama yang paling penting adalah mengakui kelemahan itu. Dengan menyadarinya Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.
2. Motivasilah diri Anda
Motivasilah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. Perhatikan atlet yang berprestasi gemilang, artis yang berbakat cemerlang atau karyawan yang karirnya terus menanjak. Mereka umumnya memperjuangkan apa yang ingin diraihnya dengan daya yang optimal. Sebaliknya, orang-orang yang mudah menyerah, mudah frustasi dan mudah putus asa adalah orang-orang yang gagal.
3. Berpikirlah Anda akan Berhasil
Berpikirlah bahwa Anda bisa dan akan berhasil meraih apa yang Anda inginkan. Keyakinan ini akan membuat Anda lebih efektif bila Anda terlalu mengantisipasi kemungkinan buruk. Menurut para ahli, orang yang optimis mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk berhasil dibandingkan dengan orang yang pesimis. Mengapa? Karena keyakinan yang positif akan mempengaruhi mental dan fisik secara signifikan untuk mendapatkan apa yang diyakininya.
4. Arahkan Mata pada Tujuan
Arahkan mata Anda pada tujuan, bukan pada hambatan. Bila Anda memandang pada tujuan, maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya, bila Anda terfokus pada hambatan, Anda akan mudah kehabisan daya juang.
5. Beranilah mengambil resiko.
Hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yang benar bukan seperti orang yang terjun bebas ke jurang, tapi setahap demi setahap dengan persiapan yang memadai. Kalau Anda tidak berani mengambil resiko, tentu saja Anda berada di tempat yang aman, namun Anda tidak akan berkembang.
6. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian.
Anggaplah tantangan sebagai “Sparring Partner” yang akan membuat Anda semakin kuat, bukan sebagai raksasa yang menelan Anda. Semakin banyak tantangan, semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yang kuat.
7. Jangan terlalu cepat Mengambil keputusan
Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil bila pada usaha pertama Anda mengalami kegagalan. Belajarlah dari kegagalan agar usaha Anda berikutnya lebih bermutu. Dan kalau Anda mengalami kegagalan lagi pastikan kegagalan yang lebih bermutu dari kegagalan sebelumnya sehingga usaha Anda selanjutnya akan lebih bermutu lagi.
8. Teruslah berusaha.
Tidak ada yang lebih kuat untuk mendobrak rintangan-rintangan selain kegigihan. Ingatlah filosofi air yang bisa melubangi batu dengan terus menerus.
9. Imbangilah kegigihan Anda dengan pemikiran yang kreatif.
Bila perjalanan Anda terhalang oleh batu cadas, Anda tidak perlu membenturkan kepala untuk membuktikan bahwa Anda pantang menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaimana cara mengatasinya. Carilah jalur alternatif.
10. Jangan Terpengaruh oleh Kegagalan
Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang yang memotivasi Anda. Belajarlah dari kesalahan dan kegagalan orang lain tanpa harus kita mengalaminya sendiri. Dengan cara itu Anda menghemat banyak sekali waktu dan energi Anda yang sangat berharga.
Kalau Anda merasa punya kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama yang paling penting adalah mengakui kelemahan itu. Dengan menyadarinya Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.
2. Motivasilah diri Anda
Motivasilah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. Perhatikan atlet yang berprestasi gemilang, artis yang berbakat cemerlang atau karyawan yang karirnya terus menanjak. Mereka umumnya memperjuangkan apa yang ingin diraihnya dengan daya yang optimal. Sebaliknya, orang-orang yang mudah menyerah, mudah frustasi dan mudah putus asa adalah orang-orang yang gagal.
3. Berpikirlah Anda akan Berhasil
Berpikirlah bahwa Anda bisa dan akan berhasil meraih apa yang Anda inginkan. Keyakinan ini akan membuat Anda lebih efektif bila Anda terlalu mengantisipasi kemungkinan buruk. Menurut para ahli, orang yang optimis mempunyai kemungkinan yang lebih besar untuk berhasil dibandingkan dengan orang yang pesimis. Mengapa? Karena keyakinan yang positif akan mempengaruhi mental dan fisik secara signifikan untuk mendapatkan apa yang diyakininya.
4. Arahkan Mata pada Tujuan
Arahkan mata Anda pada tujuan, bukan pada hambatan. Bila Anda memandang pada tujuan, maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya, bila Anda terfokus pada hambatan, Anda akan mudah kehabisan daya juang.
5. Beranilah mengambil resiko.
Hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yang benar bukan seperti orang yang terjun bebas ke jurang, tapi setahap demi setahap dengan persiapan yang memadai. Kalau Anda tidak berani mengambil resiko, tentu saja Anda berada di tempat yang aman, namun Anda tidak akan berkembang.
6. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian.
Anggaplah tantangan sebagai “Sparring Partner” yang akan membuat Anda semakin kuat, bukan sebagai raksasa yang menelan Anda. Semakin banyak tantangan, semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yang kuat.
7. Jangan terlalu cepat Mengambil keputusan
Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil bila pada usaha pertama Anda mengalami kegagalan. Belajarlah dari kegagalan agar usaha Anda berikutnya lebih bermutu. Dan kalau Anda mengalami kegagalan lagi pastikan kegagalan yang lebih bermutu dari kegagalan sebelumnya sehingga usaha Anda selanjutnya akan lebih bermutu lagi.
8. Teruslah berusaha.
Tidak ada yang lebih kuat untuk mendobrak rintangan-rintangan selain kegigihan. Ingatlah filosofi air yang bisa melubangi batu dengan terus menerus.
9. Imbangilah kegigihan Anda dengan pemikiran yang kreatif.
Bila perjalanan Anda terhalang oleh batu cadas, Anda tidak perlu membenturkan kepala untuk membuktikan bahwa Anda pantang menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaimana cara mengatasinya. Carilah jalur alternatif.
10. Jangan Terpengaruh oleh Kegagalan
Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang yang memotivasi Anda. Belajarlah dari kesalahan dan kegagalan orang lain tanpa harus kita mengalaminya sendiri. Dengan cara itu Anda menghemat banyak sekali waktu dan energi Anda yang sangat berharga.
Sepuluh Kiat menjadi sahabat yang baik :
1. Bersikaplah terbuka.
Keterbukaan tidak saja akan membuat sahabat Anda lebih mengenal Anda , tapi Anda juga akan lebih mengenal diri sendiri. Ungkapkanlah perasaan-perasaan, keinginan dan harapan-harapan Anda. Hanya dalam keterbukaan, Anda bisa bicara dari hati ke hati, dan itu sangat pentingbagi keintiman persahabatan.
2. Ciptakanlah keseimbangan antara memberi dan menerima.
Anda tidak cukup hanya berperan sebagai pemberitanpa menerima atau hanya sebagai penerima tanpa memberi. Hal ini menyangkut aspek yang luas, termasuk berbagai kegembiraan dan kesedihan.
3. Terimalah sahabat Anda sebagaimana adanya. Jadilah sahabatnya tanpa menuntutnya berubahsesuai keinginan Anda. Mungkin dia terlalu cerewet, agak cuek, sangat sensitif atau matre. Dia memang tidak sempurnadan mungkin sering melakukan hal-halyang Anda tidak sukai. Namun jangan lupa, Andapun tidak luput dari kelemahan dan kekurangan.
4. Bila sahabat Anda mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak disukai orang lain dan bisa menghambat pergaulanya, ingatkanlah dia pada waktu yang tepat. Barangkali selama ini dia tidak menyadari atau belum pernah ada seorangpun yang mengkritiknya. Kalau diperlukan, berilah saran dan biarkan dia berubah sedikit demi sedikit. Supaya fair, boleh juga Anda memintanya mengkritik Anda.
5. Bermurahhatilah.
Ulurkan tangan ketika dia memerlukan bantuan, hiburlah ketika dia sedang sedih, dengarkanlah ketika diamencurahkan isi hatinya,temanilah ketika dia mengalami masa-masa sulit, doronglah semangatnya, dan sebagainya.
6. Berilah perhatian.
Meskipun dia tanpak tidak membutuhkannya. Jangan melupakan hari-hari istimewanya, bawakan oeh-oleh ketika Anda pulang dari luar kota, pujilah potongan rambutnya yang bagus, tanyakan kabar keluarganya, dsb.
7. Bersikaplah penuh toleransi.
Tidak ada masaalah bila Anda berbeda dengan sahabat Anda, baikagama,suku ,prinsip atau kebiasaan. Semua itui bisa memperkaya persahabatan bila kedua belah pihakmau saling menghargai. Dan semakin baik toleransi Anda, maka akan semakin matang kemampuan Anda bersosialisasi.
8. Hargailah sahabat Anda sebagai seorang pribadi yang punya harga diri.
Meskipun hubunhgan sudah sangat akrab, dia masih bisa tersinggungdengan sikap dan ucapan Anda. Hatinya bisa terluka bila dihina,dikecam atau dipermalukan,meskipun dalam konteks bercanda.
9. Hormatilah privasi sahabat Anda.
Bila dia menceritakan suatu rahasia, jangan membocorkanya karena itu mengkhianati kepercayaanya. Ketika dia sedang ingin sendiri, jangan membuka buku harian, tas atau dompet miliknya tanpa ijin, dsb.
10. Bila terjadi konflik, selesaikanlah segera. Mulailah mengambil inisiatif untuk menyelesaikanya. Jangan menunda-nunda apalagi bersikap seakan-akan tidak ada masalah. Meskipun konflik bisa mengganggu hubungan persahabatan, namun bila diselesaikan dengan baik bisa membuat hubungan menjadi intim dan akrab.
Keterbukaan tidak saja akan membuat sahabat Anda lebih mengenal Anda , tapi Anda juga akan lebih mengenal diri sendiri. Ungkapkanlah perasaan-perasaan, keinginan dan harapan-harapan Anda. Hanya dalam keterbukaan, Anda bisa bicara dari hati ke hati, dan itu sangat pentingbagi keintiman persahabatan.
2. Ciptakanlah keseimbangan antara memberi dan menerima.
Anda tidak cukup hanya berperan sebagai pemberitanpa menerima atau hanya sebagai penerima tanpa memberi. Hal ini menyangkut aspek yang luas, termasuk berbagai kegembiraan dan kesedihan.
3. Terimalah sahabat Anda sebagaimana adanya. Jadilah sahabatnya tanpa menuntutnya berubahsesuai keinginan Anda. Mungkin dia terlalu cerewet, agak cuek, sangat sensitif atau matre. Dia memang tidak sempurnadan mungkin sering melakukan hal-halyang Anda tidak sukai. Namun jangan lupa, Andapun tidak luput dari kelemahan dan kekurangan.
4. Bila sahabat Anda mempunyai sifat atau kebiasaan yang umumnya tidak disukai orang lain dan bisa menghambat pergaulanya, ingatkanlah dia pada waktu yang tepat. Barangkali selama ini dia tidak menyadari atau belum pernah ada seorangpun yang mengkritiknya. Kalau diperlukan, berilah saran dan biarkan dia berubah sedikit demi sedikit. Supaya fair, boleh juga Anda memintanya mengkritik Anda.
5. Bermurahhatilah.
Ulurkan tangan ketika dia memerlukan bantuan, hiburlah ketika dia sedang sedih, dengarkanlah ketika diamencurahkan isi hatinya,temanilah ketika dia mengalami masa-masa sulit, doronglah semangatnya, dan sebagainya.
6. Berilah perhatian.
Meskipun dia tanpak tidak membutuhkannya. Jangan melupakan hari-hari istimewanya, bawakan oeh-oleh ketika Anda pulang dari luar kota, pujilah potongan rambutnya yang bagus, tanyakan kabar keluarganya, dsb.
7. Bersikaplah penuh toleransi.
Tidak ada masaalah bila Anda berbeda dengan sahabat Anda, baikagama,suku ,prinsip atau kebiasaan. Semua itui bisa memperkaya persahabatan bila kedua belah pihakmau saling menghargai. Dan semakin baik toleransi Anda, maka akan semakin matang kemampuan Anda bersosialisasi.
8. Hargailah sahabat Anda sebagai seorang pribadi yang punya harga diri.
Meskipun hubunhgan sudah sangat akrab, dia masih bisa tersinggungdengan sikap dan ucapan Anda. Hatinya bisa terluka bila dihina,dikecam atau dipermalukan,meskipun dalam konteks bercanda.
9. Hormatilah privasi sahabat Anda.
Bila dia menceritakan suatu rahasia, jangan membocorkanya karena itu mengkhianati kepercayaanya. Ketika dia sedang ingin sendiri, jangan membuka buku harian, tas atau dompet miliknya tanpa ijin, dsb.
10. Bila terjadi konflik, selesaikanlah segera. Mulailah mengambil inisiatif untuk menyelesaikanya. Jangan menunda-nunda apalagi bersikap seakan-akan tidak ada masalah. Meskipun konflik bisa mengganggu hubungan persahabatan, namun bila diselesaikan dengan baik bisa membuat hubungan menjadi intim dan akrab.
Dua Puluh Langkah membangun sikap mental jiwa pemenang :
1. Belajarlah terus-menerus untuk dapat mengendalikan diri. Pengendalian diri membuat Anda hidup berdasarkan keputusan Anda sendiri. Orang yang sangat bijak pernah menulis,” Orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota”.
2. Ketika suasana hati sedang buruk, jangan biarkan diri Anda hanyut dalam perasaan negatif. Berusahalah untuk segera memulihkanya dengan tindakan-tindakan yang positif.
3. Biasakan bertanggung jawab pada diri sendiri. Hilangkanlah kebiasaan mencari kambing hitam untuk disalahkan atau mencari-cari alasan untuk membela diri. Semakin besar tanggung jawab pribadi Anda, maka akan semakin berkembang karakter Anda.
4. Hindari kebiasaan mencari penghargaan atau pujian dari orang lain. Sadarilah bahwa harga diri Anda tidak diukur berdasarkan penilaian orang lain tapi seberapa jauh Anda menghargai diri sendiri. Hanya orang-orang yang lemah saja yang suka mencari-cari pujian dan haus akan penghargaan.
5. Berusahalah untuk selalu meningkatkan kualitas hidup. Itu tidak saja dapat memperkaya jiwa Anda tapi juga menumbuh suburkan rasa percaya diri.
6. Beranilah memasuki wilayah yang penuh tantangan, jangan berdiam diri ditempat yang nyaman dan aman saja. Ingatlah bahwa karakter Anda dibentuk dalam badai, bukan dalam ketenangan.
7. Milikilah visi, tujuan yang pasti. Visi yang jelas membuat Anda tahu kemana Anda harus melangkah. Orang yang tidak punya visi dalam hidupnya bagaikan seorang pelari maraton yang tidak tahu dimana letak garis finish . Ingatlah bahwa ketidakpuasan dan patah semangat seringkali tidak disebabkan oleh ketiadaan materi namun karena ketiadaan visi.
8. Lakukanlah segera apa yang harus Anda lakukan. Kebiasaan menunda tidak saja akan mengikis rasa percaya diri dan membuat Anda lemah, tapi juga bisa membuat masalah semakin besar.
9. Kembangkanlah kebiasaan bertindak. Bila Anda sudah memiliki pengetahuan dan kesadaran. Maka langkah yang paling penting adalah bertindak. Tindakanlah yang akan membuat pengetahuan dan kesadaran Anda mengubah hidup Anda.
10. Berpikirlah besar. Keberhasilan dan kebahagiaan Anda banyak ditentukan oleh cara berpikir Anda. Bila Anda berpikir besar, Anda cenderung menarik hal-hal yang besar terjadi dalam hidup Anda, tapi sebaliknya, pikiran yang kecil membuat dunia Anda terasa sempit dan tidak menyenangkan.
11. Berusahalah untuk terus-menerus menyelesaikan sikap positif Anda dengan perkataan Anda. Perkataan Anda merupakan alat untuk memperkuat sikap Anda, begitupun sebaliknya.
12. Berpeganglah pada prinsip yang sudah berlalu biarlah berlalu, dan yang akan terjadi biarlah terjadi. Jangan biarkan masa lalu mengganggu dan jangan biarkan masa depan merusak masa kini. Yang penting Anda mengisi masa kini dengan hal-hal yang positif.
13. Hadapilah setiap masalah yang datang bukan sebagai ancaman yang akan mengalahkan, tapi sebagai tantangan yang akan membuat Anda semakin kuat.
14. Biasakanlah untuk berfokus pada kemungkinan untuk berhasil daripada mengantisipasi kemungkinan buruk. Meskipun Anda mempunyai kemungkinan untuk kalah, namun berjuanglah untuk menang dan berpikirlah sebagai pemenang.
15. Anggaplah setiap kegagalan itu sebagai pelajaran, bukan sebagai alasan untuk menyerah. Dengan demikian Anda tidak dikalahkan oleh kegagalan. Seorang yang bijak pernah menulis,” Tidak ada kegagalan, yang ada Cuma kemunduran-kemunduran kecil .”
16. Jangan mudah menyerah menghadapi situasi dan kondisi apapun. Bertahanlah dan carilah jalan keluarnya. David Tyler Scoates pernah menulis, “ Selamanya terlalu pagi untuk menyerah “.
17. Beranilah untuk mengakui kesalahan tidak saja kepada Tuhan, tapi juga kepada diri sendiri dan orang lain. Mengakui kesalahan merupakan tindakan yang membebaskan jiwa Anda dari beban yang berat.
18. Berusahalah untuk menjadi seperti termostat yang mempengaruhi lingkungan, bukan seperti seperti termometer yang dipengaruhi lingkungan. Buatlah diri Anda berarti bagi orang lain, bukan sebagai parasit atau beban bagi orang lain.
19. Beranilah untuk mengakui keunggulan, kelebihan atau prestasi orang lain tanpa merasa rendah diri. Biasakanlah melihat sisi-sisi positif orang lain dan pujilah dengan spontan dan tulus. Hindari perasaan iri hati ketika orang lain diperlakukan secara istimewah dihadapan Anda.
20. Jadilah seorang motivator, pemberi dorongan tidak saja bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain. Hanya pecundang saja yang suka menghambat orang lain untuk kemajuan dirinya sendiri.
2. Ketika suasana hati sedang buruk, jangan biarkan diri Anda hanyut dalam perasaan negatif. Berusahalah untuk segera memulihkanya dengan tindakan-tindakan yang positif.
3. Biasakan bertanggung jawab pada diri sendiri. Hilangkanlah kebiasaan mencari kambing hitam untuk disalahkan atau mencari-cari alasan untuk membela diri. Semakin besar tanggung jawab pribadi Anda, maka akan semakin berkembang karakter Anda.
4. Hindari kebiasaan mencari penghargaan atau pujian dari orang lain. Sadarilah bahwa harga diri Anda tidak diukur berdasarkan penilaian orang lain tapi seberapa jauh Anda menghargai diri sendiri. Hanya orang-orang yang lemah saja yang suka mencari-cari pujian dan haus akan penghargaan.
5. Berusahalah untuk selalu meningkatkan kualitas hidup. Itu tidak saja dapat memperkaya jiwa Anda tapi juga menumbuh suburkan rasa percaya diri.
6. Beranilah memasuki wilayah yang penuh tantangan, jangan berdiam diri ditempat yang nyaman dan aman saja. Ingatlah bahwa karakter Anda dibentuk dalam badai, bukan dalam ketenangan.
7. Milikilah visi, tujuan yang pasti. Visi yang jelas membuat Anda tahu kemana Anda harus melangkah. Orang yang tidak punya visi dalam hidupnya bagaikan seorang pelari maraton yang tidak tahu dimana letak garis finish . Ingatlah bahwa ketidakpuasan dan patah semangat seringkali tidak disebabkan oleh ketiadaan materi namun karena ketiadaan visi.
8. Lakukanlah segera apa yang harus Anda lakukan. Kebiasaan menunda tidak saja akan mengikis rasa percaya diri dan membuat Anda lemah, tapi juga bisa membuat masalah semakin besar.
9. Kembangkanlah kebiasaan bertindak. Bila Anda sudah memiliki pengetahuan dan kesadaran. Maka langkah yang paling penting adalah bertindak. Tindakanlah yang akan membuat pengetahuan dan kesadaran Anda mengubah hidup Anda.
10. Berpikirlah besar. Keberhasilan dan kebahagiaan Anda banyak ditentukan oleh cara berpikir Anda. Bila Anda berpikir besar, Anda cenderung menarik hal-hal yang besar terjadi dalam hidup Anda, tapi sebaliknya, pikiran yang kecil membuat dunia Anda terasa sempit dan tidak menyenangkan.
11. Berusahalah untuk terus-menerus menyelesaikan sikap positif Anda dengan perkataan Anda. Perkataan Anda merupakan alat untuk memperkuat sikap Anda, begitupun sebaliknya.
12. Berpeganglah pada prinsip yang sudah berlalu biarlah berlalu, dan yang akan terjadi biarlah terjadi. Jangan biarkan masa lalu mengganggu dan jangan biarkan masa depan merusak masa kini. Yang penting Anda mengisi masa kini dengan hal-hal yang positif.
13. Hadapilah setiap masalah yang datang bukan sebagai ancaman yang akan mengalahkan, tapi sebagai tantangan yang akan membuat Anda semakin kuat.
14. Biasakanlah untuk berfokus pada kemungkinan untuk berhasil daripada mengantisipasi kemungkinan buruk. Meskipun Anda mempunyai kemungkinan untuk kalah, namun berjuanglah untuk menang dan berpikirlah sebagai pemenang.
15. Anggaplah setiap kegagalan itu sebagai pelajaran, bukan sebagai alasan untuk menyerah. Dengan demikian Anda tidak dikalahkan oleh kegagalan. Seorang yang bijak pernah menulis,” Tidak ada kegagalan, yang ada Cuma kemunduran-kemunduran kecil .”
16. Jangan mudah menyerah menghadapi situasi dan kondisi apapun. Bertahanlah dan carilah jalan keluarnya. David Tyler Scoates pernah menulis, “ Selamanya terlalu pagi untuk menyerah “.
17. Beranilah untuk mengakui kesalahan tidak saja kepada Tuhan, tapi juga kepada diri sendiri dan orang lain. Mengakui kesalahan merupakan tindakan yang membebaskan jiwa Anda dari beban yang berat.
18. Berusahalah untuk menjadi seperti termostat yang mempengaruhi lingkungan, bukan seperti seperti termometer yang dipengaruhi lingkungan. Buatlah diri Anda berarti bagi orang lain, bukan sebagai parasit atau beban bagi orang lain.
19. Beranilah untuk mengakui keunggulan, kelebihan atau prestasi orang lain tanpa merasa rendah diri. Biasakanlah melihat sisi-sisi positif orang lain dan pujilah dengan spontan dan tulus. Hindari perasaan iri hati ketika orang lain diperlakukan secara istimewah dihadapan Anda.
20. Jadilah seorang motivator, pemberi dorongan tidak saja bagi diri sendiri tapi juga bagi orang lain. Hanya pecundang saja yang suka menghambat orang lain untuk kemajuan dirinya sendiri.
Dua Puluh Kiat berjiwa besar :
1. Beranilah mengakui kesalahan yang Anda perbuat hanya orang yang berjiwa kerdil yang suka menyembunyikan kesalahannya dan suka mencari kambing hitam.
2. Beranilah mengakui kekalahan, kelemahan dan keterbatasan Anda. Semuanya itu tidak mencerminkan sikap yang rendah diri, tapi justru menunjukan sikap yang sportif.
3. Belajarlah untuk memaafkan kesalahan orang lain . Hanya orang yang berjiwa besar yang bisa memaafkan, orang yang lemah cenderung mudah membenci dan menyimpan kesalahan orang lain.
4. Belajarlah untuk bersikap rendah hati. Hindari kebiasaan menyombongkan diri atas prestasi atau keunggulan apapun yang Anda miliki. Kesombongan biasanya mencerminkan harga diri yang rendah dari orang berjiwa kecil. Tapi kerendahan hati menunjukan harga diri yang tinggi dari orang yang berjiwa besar.
5. Beranilah bertanggung jawab atas apapun yang Anda katakan dan lakukan. Orang-orang yang berjiwa pengecut biasanya tidak berani bertanggung jawab, bahkan sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain.
6. Tingkatkan terus rasa percaya diri Anda. Hindari kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Mereka mungkin lebih hebat dan lebih berbobot, tapi itu bukan ukuran untuk menilai diri Anda tidak berarti
7. Berusahalah untuk tetap bersikap tenang dalam situasi dan kondisi yang buruk. Hindari mengambil keputusan penting ketika pikiran dan perasaan Anda sedang tidak menentu, apalagi dalam keadaan emosional.
8. Biasakan diri Anda untuk tidak takut mengambil resiko. Tempat yang aman dan kondisi yang nyaman bisa menciptakan status quo dan tidak baik bagi bagi perkembangan jiwa Anda.
9. Beranilah untuk mengalami kegagalan, karena kegagalan memberikan banyak sekali pelajaran yang berharga. Orang-orang berjiwa besar biasanya dibesarkan oleh kegagalan, tapi sebaliknya, orang yang berjiwa kerdil umumnya dilumpuhkan oleh kegagalan.
10. Bersikaplah optimis, pandanglah masa depan dengan penuh harapan. Belajarlah melihat hambatan sebagai tantangan untuk ditaklukkan, dan masalah sebagai kesempatan untuk memperkuat karakter.
11. Bersikaplah tegas dalam membela hak-hakAnda. Jangan takut pada penolakan dan jangan alergi pada perbedaan. Jangan berusaha untuk menyenangkan semua orang apalagi dengan mengorbankan harga diri Anda. Jangan merasa terganggu oleh sikap pro dan kontra selama Anda berdiri pada prinsip yang benar.
12. Belajarlah untuk melihat semua persoalan secara proporsional. Hindari kebiasaan membesar-besarkan masalah kecil. Jangan biarkan diri Anda dipusingkan dengan urusan-urusan sepele. Don’t sweat the small stuff.
13. Belajarlah untuk menerima orang lain sebagaimana adanya. Jangan berusaha atau menuntut orang lain berubah sesuai dengan harapan dan keinginan Anda. Namun tidak ada salahnya Anda memotivasi mereka untuk lebih berkembang.
14. Belajarlah untuk melihat kebaikan dan keistimewaan orang lain. Dengan begitu Anda tidak akan terlalu terganggu oleh kelemahannya.
15. Belajarlah untuk membuat orang lain merasa bangga dengan dirinya. Hanya orang yang berjiwa besar yang dapat membantu orang lain menjadi lebih percaya diri .
16. Belajarlah untuk ikut bergembira atas keberhasilan orang lain. Rasa iri dan tidak suka atas kesuksesan orang lain mengungkapkan harga diri yang rendah.’
17. Biasakanlah untuk menghargai pendapat dan keyakinan orang lain meskipun berbeda dengan pendapat dan keyakinan Anda. Picik sekali orang yang menganggap dirinya sudah memborong semua kebenaran.
18. Terimalah setiap kritik dengan lapang dada, bukan dengan penjelasan panjang lebar. Bagaimanapun bentuknya, sebetulnya kritik merupakan pemberian yang sangat berharga bagi pengembangan diri Anda.
19. Selesaikanlah setiap konflik dengan prinsip solusi win-win solution (Solusi menang-menang, tanpa ada pihak yang merasa dikalahkan oleh yang lain. Hanya orang yang berjiwa kecil yang selalu ingin menang sendiri.
20. Berpikirlah besar,
Bercita-citalah besar dan berharaplah yang terbaik. Bahkan ketika Anda menghadapi kenyataan yang sebaliknya, bertahanlah. Biarkan kebesaran jiwa Anda betul-betul teruji dalam berbagai kesukaran.
2. Beranilah mengakui kekalahan, kelemahan dan keterbatasan Anda. Semuanya itu tidak mencerminkan sikap yang rendah diri, tapi justru menunjukan sikap yang sportif.
3. Belajarlah untuk memaafkan kesalahan orang lain . Hanya orang yang berjiwa besar yang bisa memaafkan, orang yang lemah cenderung mudah membenci dan menyimpan kesalahan orang lain.
4. Belajarlah untuk bersikap rendah hati. Hindari kebiasaan menyombongkan diri atas prestasi atau keunggulan apapun yang Anda miliki. Kesombongan biasanya mencerminkan harga diri yang rendah dari orang berjiwa kecil. Tapi kerendahan hati menunjukan harga diri yang tinggi dari orang yang berjiwa besar.
5. Beranilah bertanggung jawab atas apapun yang Anda katakan dan lakukan. Orang-orang yang berjiwa pengecut biasanya tidak berani bertanggung jawab, bahkan sering melemparkan tanggung jawab kepada orang lain.
6. Tingkatkan terus rasa percaya diri Anda. Hindari kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain. Mereka mungkin lebih hebat dan lebih berbobot, tapi itu bukan ukuran untuk menilai diri Anda tidak berarti
7. Berusahalah untuk tetap bersikap tenang dalam situasi dan kondisi yang buruk. Hindari mengambil keputusan penting ketika pikiran dan perasaan Anda sedang tidak menentu, apalagi dalam keadaan emosional.
8. Biasakan diri Anda untuk tidak takut mengambil resiko. Tempat yang aman dan kondisi yang nyaman bisa menciptakan status quo dan tidak baik bagi bagi perkembangan jiwa Anda.
9. Beranilah untuk mengalami kegagalan, karena kegagalan memberikan banyak sekali pelajaran yang berharga. Orang-orang berjiwa besar biasanya dibesarkan oleh kegagalan, tapi sebaliknya, orang yang berjiwa kerdil umumnya dilumpuhkan oleh kegagalan.
10. Bersikaplah optimis, pandanglah masa depan dengan penuh harapan. Belajarlah melihat hambatan sebagai tantangan untuk ditaklukkan, dan masalah sebagai kesempatan untuk memperkuat karakter.
11. Bersikaplah tegas dalam membela hak-hakAnda. Jangan takut pada penolakan dan jangan alergi pada perbedaan. Jangan berusaha untuk menyenangkan semua orang apalagi dengan mengorbankan harga diri Anda. Jangan merasa terganggu oleh sikap pro dan kontra selama Anda berdiri pada prinsip yang benar.
12. Belajarlah untuk melihat semua persoalan secara proporsional. Hindari kebiasaan membesar-besarkan masalah kecil. Jangan biarkan diri Anda dipusingkan dengan urusan-urusan sepele. Don’t sweat the small stuff.
13. Belajarlah untuk menerima orang lain sebagaimana adanya. Jangan berusaha atau menuntut orang lain berubah sesuai dengan harapan dan keinginan Anda. Namun tidak ada salahnya Anda memotivasi mereka untuk lebih berkembang.
14. Belajarlah untuk melihat kebaikan dan keistimewaan orang lain. Dengan begitu Anda tidak akan terlalu terganggu oleh kelemahannya.
15. Belajarlah untuk membuat orang lain merasa bangga dengan dirinya. Hanya orang yang berjiwa besar yang dapat membantu orang lain menjadi lebih percaya diri .
16. Belajarlah untuk ikut bergembira atas keberhasilan orang lain. Rasa iri dan tidak suka atas kesuksesan orang lain mengungkapkan harga diri yang rendah.’
17. Biasakanlah untuk menghargai pendapat dan keyakinan orang lain meskipun berbeda dengan pendapat dan keyakinan Anda. Picik sekali orang yang menganggap dirinya sudah memborong semua kebenaran.
18. Terimalah setiap kritik dengan lapang dada, bukan dengan penjelasan panjang lebar. Bagaimanapun bentuknya, sebetulnya kritik merupakan pemberian yang sangat berharga bagi pengembangan diri Anda.
19. Selesaikanlah setiap konflik dengan prinsip solusi win-win solution (Solusi menang-menang, tanpa ada pihak yang merasa dikalahkan oleh yang lain. Hanya orang yang berjiwa kecil yang selalu ingin menang sendiri.
20. Berpikirlah besar,
Bercita-citalah besar dan berharaplah yang terbaik. Bahkan ketika Anda menghadapi kenyataan yang sebaliknya, bertahanlah. Biarkan kebesaran jiwa Anda betul-betul teruji dalam berbagai kesukaran.
Berjiwa Pemenang :
1. Sadarilah kamu dilahirkan di dunia memiliki potensi yang besar untuk menjadi seorang pemenang dalam hidup.
Kamu punya seperangkat perlengkapan hidup yang sangat hebat berupa pikiran, kehendak bebas dan hati nurani. Pergunakanlah secara optimal.
2. Ingatlah selalu bahwa menjadi pemenang tidak berarti selalu menang, tapi tenang ketika mengalami kegagalan dan tidak panik ketika mengalami kekalahan.
Bagi seorang pemenang, kekalahan hanya sementara dan kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda.
3. Pemenang dalam hidup adalah pribadi yang berani menghadapi kehidupan, tidak gentar menghadapi rintangan, tidak takut menghadapi kesulitan, tidak bergantung situasi, dan tidak dikalahkan oleh hal-hal negatif.
4. Jadikan orang lain sebagai motivator, guru dan cermin yang baik.
Belajarlah dari keberhasilan dan kegagalan mereka. Jangan sombong kamu lebih hebat dalam beberapa bidang dibandingkan dengan orang lain, dan jangan berkecil hati kalau kamu tidak segemilang mereka dalam bidang lainnya.
5. Berani mengambil resiko.
Karena banyak hal berharga dalam hidup ini yang harus diraih dengan keberanian. Kalau semua faktor sudah diperhitungkan, lakukanlah apapun yang dapat meningkatkan kualitas hidupmu.
6. Berpikirlah sebagai seorang pemenang.
Pikiran adalah potensi dan kekuatanmu yang bisa membangun atau merusak hidupmu tergantung bagaimana kamu mengarahkannya. Arahkanlah selalu pikiranmu untuk memikirkan hal-hal yang mulia, benar, adil, penting dan membahagiakan.
7. Berkatalah sebagai seorang pemenang.
Jadikanlah kata-kata positifmu sebagai alat untuk memperkuat jiwamu bukan untuk melemahkan. Lebih baik kamu berkata “ Aku akan segera sembuh” daripada “Aku sudah bosan berobat tetapi tidak ada hasil” Atau “kalau hari ini aku tidak beruntung, masih ada hari esok” lebih baik daripada “Aku memang sial hari ini!”.
8. Bersikaplah sebagai seorang pemenang.
Seorang pemenang akan bersikap aktif dan tidak pasif, rajin dan tidak malas, ulet dan tidak mudah menyerah. Jujur dan tidak bohong. Bila setiap hari kamu bertindak sebagai pemenang, kamu betul-betul melatih otot-otot jiwa menjadi otot seorang pemenang. Jangan biarkan jiwamu menjadi lemah sehingga kamu selalu mengalami kekalahan. Berusahalah terus untuk mengembangkan sifat-sifat seorang pemenang seperti rendah hati, berani, berjiwa besar, tekun, rajin dan sebagainya. Hindarilah sifat-sifat pengecut, seperti menyalahkan orang lain, egois, iri hati, sombong, mencari perhatian dan sebagainya.
9. Bertekunlah untuk meraih apa yang kamu inginkan.
Jangan mudah kecewa dan putus asa ketika menghadapi hambatan . Jangan pernah menyerah dalam keadaan apapun. Orang-orang besar sepanjang sejarah telah membuktikan bahwa banyak hal yang sulit dan tampak tidak mungkin bisa didobrak oleh ketekunan.
10. Hargailah dirimu.
Perhatikanlah sikap, ucapan dan penampilanmu. Hanya setelah kamu bisa menghargai diri sendiri, kamu akan bisa menghargai orang lain. Dan ketika kamu menghargai orang lain, merekapun akan menghargaimu.
11. Berusahalah untuk mengendalikan dirimu.
Jadilah pemenang atas diri sendiri, maka kamu akan lebih mudah menjadi pemenang dalam lingkup yang lebih luas. Sebagai contoh, jujurlah pada diri sendiri, kendalikanlah emosi, bersikaplah tenang, dan berdisiplinlah.
12. Beranilah mengalah untuk menang.
Seorang pemenang tidak akan ngotot memenangkan perdebatan dan pertengkaran. Hanya orang berjiwa pengecut yang ingin memuaskan harga dirinya dengan kemenangan yang semu .
13. Beranilah untuk berubah
Hidup yang berkemenangan ditandai dengan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik, lebih menyenangkan dan lebih berhasil. Jangan mengharapkan situasi atau orang lain yang akan mengubah hidupmu. Kamu sendiri yang bertanggungjawab memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidupmu.
.
14. Bergembiralah atas setiap kemenangan yang kamu raih.
Ketika kamu berhasil melakukan apa yang sudah kamu rencanakan, ketika kamu berhasil mendisiplin diri, ketika kamu berhasil menyelesaikan konflik dengan baik, ketika kamu tidak lagi membohongi orang lain, dan sebagainya. Teruskanlah usahamu untuk menjadi pemenang dan nikmatilah banyak kejutan meyenangkan sepanjang hidupmu.
Kamu punya seperangkat perlengkapan hidup yang sangat hebat berupa pikiran, kehendak bebas dan hati nurani. Pergunakanlah secara optimal.
2. Ingatlah selalu bahwa menjadi pemenang tidak berarti selalu menang, tapi tenang ketika mengalami kegagalan dan tidak panik ketika mengalami kekalahan.
Bagi seorang pemenang, kekalahan hanya sementara dan kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda.
3. Pemenang dalam hidup adalah pribadi yang berani menghadapi kehidupan, tidak gentar menghadapi rintangan, tidak takut menghadapi kesulitan, tidak bergantung situasi, dan tidak dikalahkan oleh hal-hal negatif.
4. Jadikan orang lain sebagai motivator, guru dan cermin yang baik.
Belajarlah dari keberhasilan dan kegagalan mereka. Jangan sombong kamu lebih hebat dalam beberapa bidang dibandingkan dengan orang lain, dan jangan berkecil hati kalau kamu tidak segemilang mereka dalam bidang lainnya.
5. Berani mengambil resiko.
Karena banyak hal berharga dalam hidup ini yang harus diraih dengan keberanian. Kalau semua faktor sudah diperhitungkan, lakukanlah apapun yang dapat meningkatkan kualitas hidupmu.
6. Berpikirlah sebagai seorang pemenang.
Pikiran adalah potensi dan kekuatanmu yang bisa membangun atau merusak hidupmu tergantung bagaimana kamu mengarahkannya. Arahkanlah selalu pikiranmu untuk memikirkan hal-hal yang mulia, benar, adil, penting dan membahagiakan.
7. Berkatalah sebagai seorang pemenang.
Jadikanlah kata-kata positifmu sebagai alat untuk memperkuat jiwamu bukan untuk melemahkan. Lebih baik kamu berkata “ Aku akan segera sembuh” daripada “Aku sudah bosan berobat tetapi tidak ada hasil” Atau “kalau hari ini aku tidak beruntung, masih ada hari esok” lebih baik daripada “Aku memang sial hari ini!”.
8. Bersikaplah sebagai seorang pemenang.
Seorang pemenang akan bersikap aktif dan tidak pasif, rajin dan tidak malas, ulet dan tidak mudah menyerah. Jujur dan tidak bohong. Bila setiap hari kamu bertindak sebagai pemenang, kamu betul-betul melatih otot-otot jiwa menjadi otot seorang pemenang. Jangan biarkan jiwamu menjadi lemah sehingga kamu selalu mengalami kekalahan. Berusahalah terus untuk mengembangkan sifat-sifat seorang pemenang seperti rendah hati, berani, berjiwa besar, tekun, rajin dan sebagainya. Hindarilah sifat-sifat pengecut, seperti menyalahkan orang lain, egois, iri hati, sombong, mencari perhatian dan sebagainya.
9. Bertekunlah untuk meraih apa yang kamu inginkan.
Jangan mudah kecewa dan putus asa ketika menghadapi hambatan . Jangan pernah menyerah dalam keadaan apapun. Orang-orang besar sepanjang sejarah telah membuktikan bahwa banyak hal yang sulit dan tampak tidak mungkin bisa didobrak oleh ketekunan.
10. Hargailah dirimu.
Perhatikanlah sikap, ucapan dan penampilanmu. Hanya setelah kamu bisa menghargai diri sendiri, kamu akan bisa menghargai orang lain. Dan ketika kamu menghargai orang lain, merekapun akan menghargaimu.
11. Berusahalah untuk mengendalikan dirimu.
Jadilah pemenang atas diri sendiri, maka kamu akan lebih mudah menjadi pemenang dalam lingkup yang lebih luas. Sebagai contoh, jujurlah pada diri sendiri, kendalikanlah emosi, bersikaplah tenang, dan berdisiplinlah.
12. Beranilah mengalah untuk menang.
Seorang pemenang tidak akan ngotot memenangkan perdebatan dan pertengkaran. Hanya orang berjiwa pengecut yang ingin memuaskan harga dirinya dengan kemenangan yang semu .
13. Beranilah untuk berubah
Hidup yang berkemenangan ditandai dengan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik, lebih menyenangkan dan lebih berhasil. Jangan mengharapkan situasi atau orang lain yang akan mengubah hidupmu. Kamu sendiri yang bertanggungjawab memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidupmu.
.
14. Bergembiralah atas setiap kemenangan yang kamu raih.
Ketika kamu berhasil melakukan apa yang sudah kamu rencanakan, ketika kamu berhasil mendisiplin diri, ketika kamu berhasil menyelesaikan konflik dengan baik, ketika kamu tidak lagi membohongi orang lain, dan sebagainya. Teruskanlah usahamu untuk menjadi pemenang dan nikmatilah banyak kejutan meyenangkan sepanjang hidupmu.
Langganan:
Postingan (Atom)
